Thursday, September 15, 2011

Memory

Memandangi wajah satu persatu
Baik foto sahabatku, maupun kerabat yang aku pernah kenal.


Seakan waktu berjalan dengan sangat.
Hari & bulan berganti dengan tanpa terasa.


Dipenghujung hari ini pun...aku masih tak percaya.
Bahwa, semuanya berlalu bagai sekedip mata saja.


Helaan nafasku seakan memburu
Seakan tak percaya, tapi inilah apa adanya.


Kerutan-kerutan wajah seakan jelas tergambar.


Dengan samar kucoba merajut setiap kenangan yang pernah tercipta.
Seakan baru saja terjadi kemarin
Tapi..lihatlah ini sudah tahun 2011
Berarti...sudah beberapa tahun kebelakang semuanya terjadi.


Ingin kuputar waktuku
Ingin kumengulang
Tapi, hari ini takkan mengembalikan hari kemarin yang telah terjadi.


Ingin kuulang,
Tapi hari esok, takkan bisa kurancang
Karena semuanya bukan lagi milikku.


Tersisa hanya foto-foto Tua yang sudah semakin usang





Puanass-nya Pulll

Musim kemarau sudah tiba.
Sudah hampir dua bulan tidak turun hujan...


Dimana-mana orang sudah mulai gelisah
Karena air sudah mulai mengering.


Kebayang ngak kalau hidup tanpa air?


Setelah air mulai langka
Apakah tidak tertutup kemungkinan Listrikpun akan segera menyusul?


Welll....ketika kita mulai kekurangan sesuatu, biasanya disanalah kita akan merasakan sesuatu yang hilang itu sangatlah berarti.


So..please...jagalah Kelestarian Alam kita. Dimulai dari sekitar kita saja.


Semoga, Hujan akan segera Turun,  membasahi tanah yang sudah mulai mengering.

Wednesday, September 14, 2011

Tanpa Judul, ......hanya Koma & Titik

Suara yang selalu aku dengar tak pernah indah lagi.
Bunyi yang kudengar tak lagi  Merdu
Bahkan, tanpa suarapun aku mendengarnya terlalu "dasyat"


Tak puas juga bibir-bibir itu berkumandang
Tak puas jugakah, para hati berdengki ria
Sampai kapan akan kau simpan, lagu itu untuk aku?


Aku tak mau dengarrr...
Tapi, masih selalu mendengarnya.


Aku tak mau lagi peduli & tahu..
Tapi tetap saja, aku harus mengetahui.


Wahai para pencintaku...
Ada apa gerangan dengan khayalmu tentang aku??


Begitu sangat pentingkah aku didalam kehidupanmu?
Begitu Indahkah aku ketika tidak bersamamu lagi?
Begitu berartikah "seorang aku" yang telah kalian campakkan?
Kalian begitu saja mendepakku, Menghinaku, bahkan mencibir aku.

Ketika akupun telah pergi, dengan keinginan kalian.
Aku berharap, jalanku yang kulalui akan membuat kalian bahagia & tenang.
Namun, masih saja. Mulut-mulut & hati kalian selalu mengusikku.

Hidup dan jalanku.
Tak ada satupun yang bisa menjegalnya.
Takkan....takkan satupun bisa menghentikannya.
Karena Hidup & Nafasku bukan milik kalian.
Begitupun dengan Jiwaku.

Aku hanya menjadi bagian kecil dalam separuh usia kalian.
Aku dilahirkan, untuk melengkapi kehidupanmu
Tapi, semuanya bukan aku yang memilihnya.
Hanya Tuhan yang telah menghadirkan semuanya.

Aku takkan pernah takut oleh siapapun.
Ketakutanku, hanya jika Tuhan telah meninggalkanku.
Karena dari Tuhan aku berasal.
Maka akupun akan berakhir & kembali kepadaNya.

Jiwaku kini telah tenang...
Jangan lagi kalian usik, dengan sesuatu yang bukan karenaku.
Jalanilah kehidupan kalian sendiri.
Karena semuanya adalah pilihan yang telah kalian pilih.


Friday, September 9, 2011

Sepiiiiiiiii bangettt

Duduk terdiam
Dalam balutan kesunyian
Begitu hening dan sunyinya ruanganku.
Dan tak ada satupun suara yang terdengar hanya denting keyboard komputerku.

Kadang hanya dering suara telponku
Dan kadang hanya langkah kaki memasuki ruanganku.
Itu bisa dihitung dengan jari tangan
orang yang datang berkunjung sekedar mengirimkan dokumen.

Yachhhh begitu sangat sepinya ruangan ini.
Nyaris 18 Tahun sudah aku bergabung dalam perusahaan ini.
Dan 13 tahun sudah aku bersemanyam didalam ruangan ini.

Bukan waktu yang singkat
Tetap mempercayakan separuh usiaku
bergabung diperusahaan ini.

Kadang aku ingin sekali berganti suasana.
Tapi kapannnn?
Toh orang yang keluar masuk diperusahaan ini juga banyak.
Jadi anggap saja untuk ukuran sahabat baru lumayan cukup.

Sedih juga sebenarnya
Jika aku harus melepas satu persatu sahabat yang sudah aku kenal disini.
Meskipun aku tahu, akan segera ada penggantinya.
Tapi, itukan artinya butuh penyesuaian lagi.

Yachhh...namanya juga hidup
Seperti RODA, berputar dan mengalir
Takkan pernah ada yang bisa menebaknya.

Lakukanlah segala sesuatu hanya yang terbaik
Untuk hidup kita sendiri maupun untuk orang lainnya.
Jujurlah selalu, maka kamupun akan bisa menerima segala sesuatunya dengan  senyum.

Nenek-Nenek

Pagi tadi, ketika aku naik angkot, persis dibelakang supir duduk seorang nenek yang sudah sangat tua. Kalau aku estimasi mungkin usianya sudah mencapai angka 70 tahun.

Duduk, sambil menjaga barang bawaannya berupa Tas karung plastik dengan isi didalamnya berupa benda yang dibungkus dengan karton, plus dibawahnya ada Baskom besar.

Duduk, dan terus mendesah.
Bibir tua nan keriput itu, tak henti mengumam dengan tak jelas.

Dengan sangat seksama aku terus memandangi nenek itu. Sambil pikiranku tak henti membayangkan mamiku.
Jujur, aku jadi kangen sama mamiku. Doaku saat itu 'semoga mamiku tidak akan sesusah itu jika sudah tuanya".

Kebayang ngak sich, seorang nenek tua, yang sudah sangat renta. Pergi kepasar seorang diri. Jarak Cibinong - Gang nangka lumayan jauh. Sekitar 30 menit jika tak macet.
Kalau dilihat dari fisik nenek itu. Kurang lebih seperti ini bayangannya :
  • Kulitnya yang sudah sangat-sangat berkeriput.
  • Sudah banyak tahi lalat yang nyaris menutupi seluruh kulitnya yang lumayan sedikit putih.
  • Dengan bibir, yang kurasa sudah tak ada lagi gigi didalamnya.
  • Tatapan matanya yang samar, dengan sekuat matanya memandang & mencoba tetap fokus dalam perjalanannya.
  • Tangannya yang terlihat sedikit gemetar
  • Kakinya yang sebentar-sebentar dia pegang/urut dengan kata-kata yang tak jelas mengurai "sakit sekali kakiku"
  • Rambutnya yang sudah sangat memutih, dibiarkan tergerai sampai selehernya.
Sangat jujur....aku ingin sekali menenangkan nenek ini. Ingin aku bertanya "nenek mau kemana?". Tapi lidahku begitu kelu. Tak ada satu katapun bisa keluar dari mulutku. Hanya tatapan tajamku berusaha membayangkan, bagaimana sebenarnya kehidupan nenek ini dan hendak kemana nenek ini pergi.

Nenek setua ini masih saja berusaha menyambung hidupnya dengan keras.

Ketika, tangannya berusaha mencari sesuatu disaku dasternya. Muncul 3 keping uang logam 500rupiah. Sebentar nenek itu agak bingung, dan seperti mencari-cari sesuatu. Ternyata dia masih mencari 1 keping uang logam 500rupiah. Setelah genap 2.000 rupiah. Nenek itupun kembali tenang.

Ingin disaat itu aku berkata "nenek ngak usah bayar", tapi sekali lagi bibirku benar-benar tertutup rapat. Tak bisa sama sekali aku berbicara, karena saat itu tiba-tiba hatiku bergetar, ingin menanggis rasanya melihat nenek ini begitu berusahanya dalam hidupnya.

Tertatih nenek itu bilang "depan pak supir"...nyaris sangat lirih dan tak terdengar jelas oleh supir.
Dan kedua kalinya nenek itupun bilang kiri, masih dengan suaranya yang lemah.
Ketika hendak turun, yang pertama dia lakukan memberikan recehan 2rb kepada supir angkot (yang seharusnya tarifnya 3ribu). Tapi untungnya supir tidak meminta uang tambahan.

Dengan badan yang lemah, nenek itu berusaha bangkit dari duduknya. Turun, lalu berusaha menurunkan barang bawaannya. Dan ternyata..ketika aku berusaha membantunya...."Yakkk ampunnnn, ternyata isi tas karung itu sungguh sangat berat sekaliiii....entah isinya apa, sungguh aku tak tahu".

Badan yang sedikit Bungkuk & Renta itu....berusaha mengangkat tas karung itu. Dari kejauhan tetap ketika mobil melaju meninggalkan nenek itu seorang diri dipinggir jalanan....aku terus menatap...sampai akhirnya aku tak lagi bisa menatap sosok nenek itu.

Sungguh, ketekunan dan kemandirian yang sangat luarrr biasa untuk nenek tua itu. Akupun merasakan terenyuh sekaligus bangga untuk nenek itu.

Nenek, semoga engkau bisa segera menemukan kebahagiaanmu. GBU

Gemuk??? atau Kurus???

Wahhhh...yang mana sich yang paling disuka oleh para wanita.
Kalau aku lebih suka kurus ketimbang gemuk.

Karena menurut aku, kalau aku punya badan kurus (ideal dengan tinggi badanku), maka aku tidak perlu khawatir akan kelihatan "boncel". Maklum tinggi badanku hanya berada dilevel 156cm (itupun jika belum menyusut, karena secara teori jika seorang wanita telah melahirkan & seiring dengan pertambahan usia, maka akan mengurangi tinggi badannya).

Selain itu menurut aku manfaat dari memiliki badan yg relatif kurus, bisa memilih model baju apa saja. Dan tentunya size kecil stocknya banyak tersedia, ketimbang dengan size yang sedikit 'super".

Aku juga senang punya badan tidak gemuk. Selain enak dipandang mata, tentunya kalau duduk lipatan perutku tidak kelihatan (maklum 2 anak sudah bermain sepak bola didalam perutku ;)

Plus...aku jadinya bisa menyeimbangkan semua kegiatanku dengan cekatan & lincah. Ditambah baju-baju kesukaanku jaman aku sekolahpun masih bisa kupakai. MESKIPUN usianya sudah diatas 20 tahun, tetap saja masih terlihat baik :)

Jangan heran, akupun begitu panik jika saja berat badanku bertambah. Yang selalu aku lakukan adalah menimbang berat badanku setiap hari :)
Jika badanku mulai merangkak melewati angka 47 kg, maka aku mulai diet dan tentunya exercise dengan keras.

Jadi menurut aku, sebaiknya para wanita tetap berusaha untuk menjaga berat tubuhnya. Agar jangan sampai kebablasan menjadi "BIG".

OK girls....berusaha terus untuk menjadi wanita yang super cantik & smart.



Birthday My Friend @ Sarimande

Yuhuiiii.....

Pagi-pagi dengan suasana pekerjaan yang sedang padat, tiba-tiba ditelpon oleh salah satu teman kantorku.

"Pagi, sedang sibuk ngak?"


Jawabku "Tidak, tapi sedang ada pekerjaan yang butuh konsentrasi. Ada yang bisa dibantu?"


"Iya...nanti siang kita makan bareng yuk...ajak *****, *****, yaaa, kamu yang atur aja. Cari tempat makan yang enak & nyaman ya...."
Wahhh...langsung aja aku jawab "OK, nanti dikabarin siang aja ya. Tempat & kendaraannya"

Hehehe..karena sibukkk....aku minta teman yang memang rencananya pas lunch diajak ikut makan. "*****, nanti kita makan bareng ya...karena sahabatku ulang tahun nih...."

Sejalan dengan waktu...kesibukan pekerjaan semakin bertambah.........
Ngak terasa bel istirahat berdentang. Dan dentangan suara perutku pun sama kerasnya :)

Pilihannya "Sarimande Cibubur - sebelum Kota Wisata"....hmmmm Good Idea to choice this place...(langsung kebayang Rendang Hitam plus sambal hijaunya dengan slices Ikan Teri plus terung kecilnya, Yummy).

Ngebuttt, supaya bisa cepat sampai dan cepat pula makan plusss cepat pulangnya, maklum my boss tidak suka kalau aku terlambat tiba keruangan.

Makanpun dengan lahapnya kami ber-empat. Keluar dari Sarimande..kami semuanya kekenyangan....BENAR-BENAR KENYANG. Dijalan rasanya ngantuk sekali....sampai-sampai laju kendaraan jadi melambat...padahall....."nyak ampunnnn sudah jam 13.00, dan artinya kita bakalan terlambat sekitar 10 menit"...

Panic & gelisah....tapi aku berusaha menenangkan semuanya 'tenang, ngak apa-apa, sekali-kali mah wajar deh aku telat :) "

BTW, Happy Birthday K' ........sehat selalu & panjang umur yaaa...semakin sukses & bijaksana. GBU sis :)


My Beibs "last day @ office"

Huhuhuhu.....

Meskipun soundingnya sudah agak lama kudengar...
But, this morning is time to farewell with my friend "Beibs" biasa aku memanggil Danar.

Pindah kantor, ke perusahaan yang baru.
Semoga saja semua impian, harapan dan masa depan akan menjadi lebih baik dan berwarna.

Cute, smart & friendly, but sometime she is "spoil" with other friends.
Mengemaskan dan kadang juga suka spontan yang "wowwww". Dan semua para sahabat disekitar, menyukai gayanya yang unique :)

Hanya sebentar tapi mampu mengores tinta emas didalam sejarah perjalanan persahabatanku...

Good Luck my Friend **** "my beibs"...

Kejarlah cita-citamu setinggi langit....jangan pernah menyerah...tersenyumlah selalu untuk semua dunia barumu.

I love you & I will miss you all the time..."My Beibs" really.

Thursday, September 8, 2011

Kelahiran Seseorang

Well....Biasanya kelahiran seseorang didunia ini, pastinya akan menjadi sebuah kebahagiaan terbesar buat anggota keluarga lainnya, khususnya untuk kedua orangtuanya.
Karena, artinya Tuhan memberikan Anugerah yang sangat besar bagi keluarga tersebut. Dan tentunya Kepercayaan dari Tuhan buat kedua Orang Tuanya untuk membesarkan dan mendidik bayi tersebut dengan ketulusan dan kasih sayang.

Kehadiran seorang anak di Dunia ini, tidak lepas dari perbuatan Kedua Orangtuanya.
Bukan sebuah permintaan dari anak itu sendiri untuk bisa memilih, mana keluarga yang akan membesarkannya kelak. Ataupun kuasa anak itu sendiri untuk menolak kehidupannya.
Bagaimana mungkin, jika seorang Ibu yang dengan sadar betul menikah, lalu hamil dan mengandung seorang anak. Tapi sejak anak itu bersemanyam didalam dirinya, tadi ibu tersebut berusaha keras menolak kehadiran. Sampai berada di titik pasrah untuk membesarkan anak itu, karena anak itu sendiri tetap bertahan hidup, melanjutkan kehidupannya.

Terlahir, yang menurut cerita Ibu itu sendiri. Begitu susahnya. Dan sepanjang kelahirannya, membuat kehidupan rumah tangganya, khususnya ekonominya menjadi sulit. 
Disaat kecil, mungkin bagi anak itu sendiri diceritakan mengenai hal tersebut bukan masalah ataupun menjadi sesuatu yang mengecilkan hatinya. Bahkan sampai diperlakukan dengan tidak penuh kasih sayangpun, anak itu tetap terus menerimanya. Makanya tidak heran kalau anak tersebut, berkembang dan besar dengan memiliki tekad "harus hidup menjadi lebih baik, apapun yang sudah diterimanya sejak kecil khususnya kesusahan tidak boleh terulang lagi dimasa dewasanya".

Anak itu pun tumbuh menjadi anak yang kuat. Selain sehat fisiknya, juga pikirannya jauh lebih dewasa secara pemikirannya. Tekadnya hanya satu "selalu menjadi lebih baik".

Ceritanya disambung nanti yaaaa......

Thursday, August 25, 2011

Birthday Prayer : 36 years old


Birthday Prayer

Thursday, 25 August 2011


Thank you God, for giving me another year of life.
Thank you for all the people who remembered me today by sending SMS, Email, Telephone, gifts and good wishes.


Thank you for all the experience of this past year;
for times of success which will always be happy memories, for times of failure which reminded me of my own weakness and of my need for you,
for times of joy when the sun was shining,
for times of sadness which drove me to you.

Forgive me
for the hours I wasted,
for the chances I failed to take,
for the opportunities I missed this past year.
Help me in the days ahead to make this the best year yet,
and through it to bring good credit to myself,
happiness and pride to my loved ones,
and joy to you. Amen.

Thursday, August 18, 2011

Reuni Kecil "20 tahun"

Wow....
Super rasanya....
Begitulah kira-kira perasaan hati detik-detik menjelang pertemuan kecil dengan sahabat kecilku yang nyaris 20 tahun tidak pernah bertemu.

Lucu...
Karena ketika berhadapan dengan mereka.
Otakku langsung berputar, mengingat "kira2 siapa ya ini? kelas berapa dulunya?"

Tentunya dengan sedikit kasak kusuk...aku mencoba bertanya kepada sahabatku yang lainnya.
"ssttt...dia siapa ya???"

Wakakak...pas diingat-ingat...."yaaa ampunnnnnnnnn dia khannnnn???
langsung meluber & mencair ketegangannya...karena pas tahu siapa dia...

Anehnya...awalnya pada jaim...
but, lama-lama, langsung dehhhhh gila semuanya...
Ngakak sana sini...
Ngobrol sana sini..
Sampai ngak sadar sama situasi & kondisi
Yaaa ampun..koq waktu terasa sangat cepat berlalu.....

Wednesday, August 10, 2011

Ingin kutidur dengan lelap

Ketika perasaan Jenuh, Lelah dan Sedih.
Ingin sekali aku tertidur dengan sangat lelap...

Aku ingin...
Disaat aku terbangun....
Semua pengalaman dan problem hidupku..
Hanya sebuah mimpi.

Dan akupun...

Dengan perasaan baru...melangkah maju

seakan semua ikatan perasaan yang tak menentu
Terlepas dalam hidupku.

Tertidur sejenak
Dan terbangun dengan bahagia.
Sebagai seorang Manusia Baru yang Sempurna.

Wednesday, August 3, 2011

Doa Mohon Kesabaran

Tuhan, ajarilah aku untuk bersabar
dengan hidup, dengan orang-orang, dengan diriku sendiri.
Aku terlalu berupaya mempercepat segala sesuatunya,
dan aku mendesak hasil sebelum waktunya tepat.
Ajarilah aku untuk mengandalkan waktu-Mu daripada waktuku sendiri,
dan menyerahkan kehendakku pada rancangan-rancangan-Mu yang terlebih besar dan bijaksana.
Tolonglah aku untuk membiarkan hidup tersingkap perlahan,
bagai kuncup mawar kecil yang mahkota-mahkotanya terbuka sedikit demi sedikit.
Jika aku memaksanya segera mekar dengan menarik mahkota-mahkotanya,
aku akan merusakkan kuncup dan segala keindahan yang tersimpan di dalamnya.
Sebaliknya, ajarilah aku untuk menantikan bunga mekar dalam waktunya sendiri.
Aku akan menghargai setiap tahap kemekarannya,
hingga ia menjadi mawar nan indah yang keharumannya memenuhi kediamanku berhari-hari.
Setiap saat dan tingkat perkembangan mengandung suatu keindahan yang unik.
Ajarilah aku untuk cukup bersabar demi menghargai hidup.
Ajarilah aku kesabaran seperti yang diperlihatkan Maria sementara ia menanti
melewati tahun-tahun, sepenuhnya menjalani janji fiatnya,
“Jadilah padaku menurut perkataan-Mu.”

Kutipan Renungan Roma 2:8

Renunganku: 

Pada akhir hidup kita dibumi kita akan berdiri dihadapan Tuhan dan Tuhan akan membandingkan seberapa banyak waktu & energi yang kita habiskan untuk diri kita sendiri dibandingkan dengan seberapa banyak yang kita investasikan dalam melayani orang lain.

"Tetapi orang-orang yang mementingkan diri sendiri dan tidak mau taat kepada Allah, melainkan mengikuti yang jahat, orang itu akan sangat dimurkai Allah." (Roma 2:8).

 *Have a blessed Sunday n Selamat Melayani. JBUs all. Amen*

Talenta & Karunia

Renunganku: 

Tiap kali Anda menggunakn talenta & karunia Anda untuk membantu orang lain, Anda sudah melakukan pekerjaan pelayanan sesuai panggiln Anda.
Panggilan Anda untuk keselamatan termasuk panggilan Anda untuk pelayanan.Keduanya adalah sama.Apapun pekerjaan or karier yang Anda jalani, Anda dipanggil untuk melakukan pelayanan sebagai orang percaya. *have a blessed Friday Guys.. JLUs all. Amen*

Arti seorang Ibu???

Apa sich sebenarnya arti seorang Ibu untuk anaknya?

Katanya, cinta seorang Ibu kepada anaknya sepanjang hidupnya. Tidak akan pernah luntur & padam walaupun badai menghujamnya.

Pernahkan kita sebagai seorang anak, membayangkan jika orang yang kita sayangi khususnya Ibu kita sendiri akan terus menyakiti kita disepanjang hidup anaknya? Sekalipun anaknya tersebut sudah memiliki anak lagi?

Memang, kita terlahir dari rahim seorang Ibu. Dan tentunya semua wanita yang melahirkan itu akan merasakan penderitaan dan perjuangan yang berat disaat melahirkan bayinya. Tapi, itu bukanlah yang diinginkan oleh anak tersebut.
Anak terlahir memang berkat dari Tuhan yang diberikan oleh kedua suami isteri ataupun sebuah keluarga. Bukan atas keinginan dan kemauan  ataupun pilihan anak itu sendiri, untuk memilih siapa Ibu & Ayahnya.

Dan bukan berarti juga, seorang anak dijadikan kambing hitam ataupun dijadikan penindasan oleh Ibunya sendiri dengan semena-mena.

Seorang anak yang lahir. Hanya sebagai fisik adalah milih keluarganya. Tapi secara HAK & JIWAnya adalah hak penuh seorang anak.

Seorang manusia yang terlahir didunia ini, memiliki Pilihan Hidupnya sendiri. Yang terpenting manusia itu memiliki tanggungjawab atas pilihannya sendiri. Dan berusaha semaksimal mungkin hidup dengan sangat baik. 
Sangat wajar, jika seorang manusia memiliki kesalahan dalam mengambil sebuah keputusan. Tapi yang terpenting, manusia tersebut mau memperbaiki dan tidak akan mengulanginya kembali.

Saturday, July 23, 2011

After the Rain...

Kepak...kepak....sayap kecil terus mengepak...
Dengan saat tertatih
Sayap-sayap kecil itu berusaha menembus derasnya air hujan.

Siang ini...hujan turun tanpa pemberitahuan...
Awan biru sontak berganti hitam
Udara yang panas, sekejap menjadi hembusan angin kencang


Samar kulihat keluar jendela
Sekelompok burung-burung kecil...
Saling berlomba mencari tempat berteduh yang aman.

Awan hitampun berlalu....
Dan kini...awan biru kembali ke tahtanya...
Dan senyum kelegaan hatiku kembali muncul...
Betapa aku sangat menyukai udara ini.

Angin setelah hujan turun
Samar menatap sisa air hujan yang masih menetes di jendela kacaku
Dan hati inipun....melayang, berkhayal...
Mencoba menerka, kemana gerangan burung-burung kecilku bersinggah?

Friday, July 22, 2011

My Dreams

My dream

that means is :



Think !!!

Tarik nafas...buang nafas...

Kadang kita harus punya waktu untuk diri kita sendiri.
Memikirkan apa yang harus kita lakukan untuk kedepannya.
Dan BERPIKIR adalah langkah yang sangat tepat, sebelum memulai sesuatu.




Banyak hal yang harus dilakukan.
Dan banyak pula strategy yang kita harus susun, agar setiap langkah lebih mudah dan terarah.
"It is always with full commitment, with all your heart"

Berpikirlah sebelum bertindak. Begitupun lebih tepat. Tapi jangan pula terlalu lama berpikir tanpa segera mengambil keputusan. so...take your time.


"WHATEVER YOU THINK, THINK THE OPPOSITE" 

Wednesday, July 20, 2011

Smile :)


Keep Smile :) :) :)

Wow...dunia rasanya indah. Jika kita berbagi senyum. Meskipun hanya satu detik saja.
Maknanya begitu besar. Dan yang kita dapatkan juga sangat membuat bathin kita ikut tersenyum.

Begitu banyak aku melihat wajah-wajah bahagia & ketulusan. Disaat aku melemparkan senyuman.
Meskipun aku tahu pasti, orang yang mendapat hadiah senyum dari aku, bukanlah orang yang aku kenal. But....I'm really happy for "my smile".

Contoh saja:
Mungkin tanpa kita sadari, seorang supir Truk yang sudah melaju mengendari truknya selama berhari-hari dari Luar Kota. Yang tentunya begitu penat dengan kemacetan disepanjang perjalanannya. Ketika tiba disatu lokasi tujuannya, dia masih harus dibuat sabar untuk menunggu barang yang dibawanya untuk masuk daftar antri bongkar. Pastinya, bukan hanya kelelahan fisik namun juga secara materi, waktu dan juga jiwa. Seringkali tanpa aku sadari, aku ketika berpapasan dengan mereka, langsung menyapa "sudah makan pak?" ataupun hanya sekedar menggangguk dan tersenyum.
Well....ternyata senyumku mampu membuat segurat wajah yang sudah lelah itu, kembali tersenyum semangat.

Semoga saja, semakin banyak orang yang melakukan gerakan senyum. Sekalipun kondisi hati kita tak sedang tersenyum.

Senyum....senyum...ohhh senyum :) sekalipun aku punya gigi tidak seindah iklan Pasta Gigi :)


Like a me "Si Gingsul dengan senyum manisnya" :)

Friday, July 15, 2011

Jari-Jari Kecilku

Hehehe....

Ternyata, jari-jari kecilku cukup lincah menuliskan setiap kata dan kalimat yang ada diotakku.

Jari-jarikupun sangat mahir bermain kecepatan data dan angka :)

Dan jari-jari kecilku pun mampu membuat sebuah hidangan masakan yang cukup lezat :))

Dan jari-jari kecilku, mampu membuat aku khawatir.
Karena skin yang kumiliki tidak lagi seindah dulu :((

Tapi...untuk jari-jari kecilku..
Kuucapkan terima kasih....
Berkatmu...hatiku menjadi lega...dengan selalu menemaniku dikeheningan hari.

Legend of the Guardians: The Owls of Ga'Hoole


Soren (Jim Sturgess), a young barn owl, lives peacefully in the forest of Tyto with his family; his father, Noctus (Hugo Weaving); his mother, Marella (Essie Davis); his older brother, Kludd (Ryan Kwanten), his younger sister, Eglantine (Adrienne DeFaria) and Ms. P the family's nest maid. Soren enjoys hearing stories of the Guardians of Ga'Hoole, a mythical group of warrior owls, who once saved all owlkind from the evil "Pure Ones" in a great battle in which the Guardians' leader, Lyze of Kiel, defeated the Pure Ones' leader Metal Beak. Kludd, however, thinks Soren soft-headed for believing in such stories. One night, while branching, a jealous Kludd pushes Soren and loses his balance in the process, and they both fall to the ground below. They are attacked by a Tasmanian devil but are saved , and also kidnapped by a pair of long-eared owls named Jatt (Leigh Whannell) and Jutt (Angus Sampson).
They are taken to St. Aegolious, a dark and forbidden canyon, home to the Pure Ones, where Soren meets an elf owl named Gylfie (Emily Barclay) and her captor, a boreal owl named Grimble (Hugo Weaving). Nyra (Helen Mirren), second-in-command of the Pure Ones and the mate of Metal Beak, claims that the owlets now work for the Pure Ones as slaves. Soren and Gylfie protest, and are sent to be pickers, along with most of the captive owls. Kludd denies his brother, and goes away to be a soldier with other selected owls. They are tutored by Nyra in the ways of the Pure Ones, who believe that Tyto owls (barn owls and their relatives) are the strongest owls and that, because of this, they have the right to rule the owl kingdoms. The other captured owls are forced to sleep under the full moon. Gylfie informs Soren that this will cause "moon-blinking", a trancelike state in which owls lose all sense of will and individuality. Soren and Gylfie manage to stay awake, which means that they are not moon-blinked. They are brought to a large cavern to pick through owl pellets for small metal flecks. Soren discovers that the flecks en masse cause weakening pain in owls, when he is ordered to deliver a fleck to the bag they are kept in. Metal Beak (Joel Edgerton) and an unknown owl making a bargain in which the unknown owl will receive a portion of the owl kingdoms and the Tree in return for laying a trap for the Pure Ones' enemies, the Guardians of Ga'Hoole. Grimble secretly takes Soren and Gylfie to his library, where he reveals that he is not truly a Pure One. He also tells the two owlets that his family was captured by the Pure Ones and forced into their service. He teaches Soren and Gylfie to fly, so they can warn the Guardians of the Pure Ones' plans.
Kludd has become a strong soldier, and his promise prompts Nyra to ask him about Soren's similar potential. Hoping to recruit him, the Pure Ones go to the library, only to find Grimble teching Soren and Gylfie to fly. Nyra attacks Grimble, Soren and Gylfie. Kludd joins the fray on Nyra's side, ignoring Soren's pleas. Grimble sacrifices himself to hold them back, and Soren and Gylfie just barely escape to begin their quest. On their journeys, they meet aburrowing owl named Digger (David Wenham); a Great Grey owl named Twilight (Anthony LaPaglia); and Soren's old nestmaid, a snake named Mrs. P (Miriam Margolyes). They join Soren with the promise of leading him to the Sea of Hoolemere, the location of the Great Tree and the home of the Guardians.

Soren and his allies are mobbed by crows on the way to the Sea and they nearly lose Twilight's lute, in which Mrs. P is riding. The battle brings them to the shore of the Sea of Hoolemere and the home of an echidna mystic (Barry Otto). The crows deliberately led them to the meeting so that the Echidna could give them their bearings to the Great Tree. Far out over the ocean the group encounters a fierce hurricane, and Digger falls towards the sea. Soren dives to save him, only to find Digger being rescued by an enormous snowy owl with an armored mask - a Guardian of Ga'hoole. The Guardian leads Soren and his friends through the storm to the Great Tree. Digger's saviors are Boron and Barran, the king and the queen of the Tree. The king and queen, as well as the ranking officers of Ga'hoole, hear Soren's tale. The search-and-rescue squadron leader, a great grey owl named Allomere (Sam Neill), expresses doubts about Soren's story. But battle-scarred whiskered screech owl Ezylryb (Geoffrey Rush) defends Soren. Boron decides to send a scouting party, led by Allomere, to St. Aegolious.
Soren, Gylfie, Twilight, and Digger begin their training in the different trades of the Tree. During one lesson, Ezylryb takes them out to learn how to "really fly," using a powerful storm to teach the young owls how to use the wind currents instead of fighting them. Soren briefly masters the technique of flying by instinct, only to lose control and to be saved by Ezylryb. After the lesson, Soren converses with Ezylryb in his hollow tree and learns that Ezylryb is, in fact, Lyze of Kiel. Soren is disillusioned with the seemingly heroic stories when he sees his hero's disfigurements and hears that the battle in the stories wasn't as heroic as he thought.
Allomere returns without his scouts. He tells King Boron that they were ambushed; that the scouts were killed; and that he barely managed to return with two moon-blinked owlets. One of the moon-blinked owlets is Eglantine, who was kidnapped by Kludd. Outraged, the Guardians go to war. At the urging of Ezlyryb, Soren reluctantly stays to tend to Eglantine. She soon awakes, but with shocking news: she wasn't rescued, but given to Allomere by Kludd. Allomere is revealed to be a traitor, and Soren and his friends rush to the Guardians' aid. When the Guardians arrive at St. Aegolious, they are drawn into a trap. Allomere peels off at the last moment and the Pure Ones unleash the power of the flecks against the Guardians, leaving the owls helpless on the ground. Soren and his friends arrive minutes too late, just as Metal Beak and Nyra send the bats to finish off the defenseless Guardians. Soren sends Twilight, Digger and Gylfie to hold back the bats. He plunges into the burning forest fire, carrying an oil lamp that becomes engulfed in flames after flying through the fire. The band's arrival causes Metal Beak to distrust Allomere. Believing that he has been betrayed, Metal Beak orders a group of bats to viciously kill Allomere.
Soren plunges into the flecks' magnetic field to drop the flaming oil lamp on the mechanism which holds open the lids over the flecks. The fire spreads across the machine and burns through the ropes. The lids slam down, freeing the Guardians. With his plan disrupted, Metal Beak orders the Pure Ones to fight the Guardians. Ezylryb and Metal Beak square off, as do Soren and Kludd. Their fight leads to them ending up in the burning forest. Soren tries to talk some sense into Kludd, who tells his younger brother that the Pure Ones believed in him when no one else did. He attacks Soren with renewed vigor, sending them both tumbling over a fallen tree and causing Kludd to break a wing. He convinces Soren to save him, only to attempt to pull his younger brother into the flames. Soren dodges the attack, and Kludd falls into the flames instead. Soren sees that Ezylryb, Metal Beak, and Nyra are engaged in fierce combat. Filled with rage, he snaps off a burning branch and flies off to help Ezylryb. He takes Metal Beak by surprise, arriving in time to save Ezylryb. Metal Beak easily overpowers Soren and throws his branch away. Soren regains his weapon, just as Metal Beak moves in for the kill. Metal Beak impales himself on the branch, and Nyra retreats with the remaining Pure Ones. Soren and his friends return to the Great Tree with the owlets, and Soren is greeted by Eglantine and his parents. Soren, Gylfie, Twilight, and Digger are made Guardians of Ga'Hoole.
In the epilogue, Soren reveals that Kludd's body was never found and Nyra is still out there with a contingent of Pure Ones. Kludd is then shown to be alive, now with the glowing red eyes of the other Pure Ones. He walks around and stares down at Metal Beak's body and mask, hinting at a sequel with Kludd as the new Metal Beak. After being interrupted by an owlet, Soren states he doesn't want to give him "daymares". Ezylyryb insists on taking flight into another storm, and they all fly toawrds the sea.