Thursday, April 9, 2015

Banyuwangi Jawa Timur Keindahan 7 Wisata Alam

Banyuwangi terletak di ujung paling Timur pulau Jawa, berbatasan langsung dengan Kabupaten Situbondo di utara, selat Bali di Timur, Samudra Hindia di Selatan, serta Kabupaten Jember dan Kabupaten Bondowoso di Barat. Pelabuhan Ketapang adalah pelabuhan yang ada di Banyuwangi yang menghubungkan Jawa dengan Bali.

Tempat wisata di Banyuwangi telah dikenal luas akan keindahan wisata alamnya yang menawan. Alam pegunungan dan pantai yang berkarakter membuat Banyuwangi menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Timur. Pesona wisata Banyuwangi mendapat tempat di hati wisatawan, ini ditunjang pula faktor geografis tempat wisata Banyuwangi tersebut yang berada di antara Bali, Surabaya, Malang, dan Jogjakarta.

Sejumlah tempat wisata di Banyuwangi telah memiliki reputasi internasional, tiga yang terkenal adalah wisata Kawah Ijen, Pantai Plengkung, dan Pantai Sukamade. Hal ini telah didukung oleh pemerintah di sana dengan mengusung nama “Triangel Diamond” atau Segitiga Berlian yang merupakan himpunan dari ketiga tempat wisata Banyuwangi di atas, sebab ketiganya memiliki karakteristik wisata yang khas dan tergolong unik.

Kawah Ijen (Blue Fire) Banyuwangi:

























Kawah Ijen adalah kawah danau terbesar di pulau Jawa, secara administratif terletak di 3 kabupaten, yaitu Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi. Kawah ini berada pada ketinggian 2.443m dpl, dengan kedalaman kawah 200m. Kawah Ijen ini diselimuti asap belerang, ini membuatnya memiliki pesona luar biasa, yakni adanya danau belerang yang berwarna tosca dan api biru (blue fire). Anda dapat menyaksikan panorama memikat ini pada saat malam hari hingga menjelang subuh.



Agar dapat tiba di Kawah Ijen, Anda dapat memilih 2 jalur, yaitu dari utara dan selatan. 
  1. Jalur utara dapat dilalui dari Situbondo menuju Sempol (Bondowoso) dan berakhir di Paltuding, waktu tempuh sekitar 2,5 jam. 
  2. Jika dari arah selatan, dapat dilalui dari Banyuwangi menuju Licin yang berjarak sekitar 35 km.
Untuk mencapai kawah, Anda harus mendaki setinggi 3 km, ini memakan waktu sekitar 1,5 jam. Kemiringan pendakian adalah 25-35 derajat. Rasa lelah mendaki akan terbayar lunas tatkala mendapati pesona indah blue fire di salah satu tempat wisata di Banyuwangi terpopuler ini.


Pantai Plengkung Banyuwangi:




























Pantai Plengkung adalah pantai di Banyuwangi yang terkenal sebagai pantai terbaik untuk surfing. Tempat wisata Banyuwangi yang satu ini memiliki reputasi pantai yang begitu baik hingga ke mancanegara sebagai tempat surfing. Jika Anda ingin surfing di pantai ini, maka bulan Mei hingga Otober adalah medio terbaik untuk surfing.
Di kawasan pantai ini, tersedia banyak cottage dan jungle camp. Pantai Plengkung adalah juga salah satu objek wisata Jawa Timur yang telah dikenal luas oleh publik dunia. Tempat ini adalah salah satu destinasi wisata pantai yang recommended di Indonesia.

Pantai Sukamade
Pantai Sukamade Terletak di 97 km kearah barat daya darikota Banyuwangi pantai ini terbilang cukup jauh dari pusat kota Banyuwangi, tidak semua kendaraan dapat menuju pantai tersebut. Untuk anda yang berjiwa tantangan dan berpetualang pantai sukamade sangat cocok untuk anda coba. Akses jalan yang terbilang ekstrim akan memacu adrenalin para wisatawan yang akan menuju ke pantai tersebut. Dalam perjalanan kita akan melewati Gunung Gamping dengan berbagai macam pepohonan.
Sebelum sampai di pantai yang dijuluki sarang penyu tersebut kita akan melewati 2 pantai yaitu Pantai Rajegwesi & pantai Teluk Ijo (GREEN BAY Banyuwangi). Sesampainya disana kita akan menemukan penangkaran Penyu. Para wisatawan dapat menyaksikan proses penyu bertelur sampai penyu tersebut kembali ke laut hingga ikut melepaskan anakan penyu yang sudah menetas. Jika malam hari kita dapat menyaksikan indukan penyu yang sedang bertelur.


Ada 4 jenis penyu yang dapat kita jumpai dari 6 penyu yang berada di Indonesia yaitu :
  1. Penyu Hijau (Chelonia mydas), 
  2. Penyu Slengkrah (Lepidochelys olivaceae), 
  3. Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata) dan 
  4. Penyu Belimbing (Dermochelys coriaceae).


Akan tetapi penyu yang sering mendarat di Pantai Sukamade ini adalah Penyu Hijau. Penyu penyu yang dilepaskan ke laut akan kembali lagi ke penangkaran setelah beberapa tahun.

Penyu akan menghindar pantai jika saat ia hendak mendarat untuk bertelur terdapat sorotan lampu. Ini sebabnya mengapa ditetapkan jarak yang jauh untuk mendekati pantai Sukamade yaitu dengan cara berjalan kaki. Bagi pemilik mobil jenis sedan, sebaiknya tidak usah melakukan penjelajahan di rimba Meru Betiri hingga Pantai Sukamade, karena setelah masuk pintu pos Meru Betiri, jalan tak lagi beraspal. Bukan lagi jalan makadam, tapi jalan penuh bebatuan runcing. Bahkan, untuk sampai ke Pantai Sukamade, mobil wisatawan akan melewati lima anak sungai yang airnya setinggi lutut orang dewasa, belum lagi kalau musim hujan bisa sampai setinggi mobil jeep.

Medan berat menuju ke lokasi Sukamade bisa dilalaui mobil jeep. Karena penuh petualangan, pemilik jeep sewaan membuka seluruh kap, dan menggantinya dengan atap terpal. Jadilah, wisata ke Teluk Hijau dan Pantai Sukamade sebagai wisata penuh tantangan. Untuk akses menuju SUKAMADE dapat melalui kota Banyuwangi. Jarak antara Banyuwangi ke Sukamade sekitar 98 kilometer.

Fasilitas yang terdapat di lokasi ini antara lain: Pondok Wisata, Camping Ground yang dilengkapi dengan pendopo untuk ruang pertemuan, Shelter, jalan trail wisata, information centre, laboratorium dan pondok kerja.

Obyek wisata lain yang ada di pantai sukamade adalah Hutan mangrove yang terletak di muara timur pantai Sukamade. Sungainya dapat dipakai untuk berkano sambil melakukan pengamatan burung. Burung-burung tersebut diantaranya burung Roko-Roko, Elang laut, Dara Laut dan masih banyak lagi burung burung yang dapat diamati. Pengamatan burung tersebut biasanya dilakukan sambil menunggu matahari terbenam.

Menuju kawasan Taman Nasional Meru Betiri dapat dicapai melalui 4 jalur jalan darat baik dari Jember maupun dari Banyuwangi yaitu :
  1. Jalur Jember-Ambulu-Curahnongko-Bandealit (Pintu Gerbang ke Meru Betiri bagian Barat) sepanjang 64 km dapat ditempuh dalam waktu sekitar 1,5-2 jam dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.
  2. Jalur Jember-Glenmor-Sarongan-Sukamade (Pintu Gerbang ke Meru Betiri bagian Timur) sepanjang 103 km dapat ditempuh dalam waktu 3,5-4 jam dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.
  3. Jalur Jember-Genteng-Jajag-Pesanggaran-Saro-ngan-Sukamade se-panjang 109 km dapat ditempuh dalam waktu 3,5 – 4 jam dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.
  4. Jalur Banyuwangi-Jajag-Pesanggaran-Sarongan-Sukamade sepanjang 137 Km dapat ditempuh dalam waktu 5 jam dengan kendaraan bermotor.


Pantai Pulau Merah Banyuwangi:






















Pantai Pulau Merah Pantai ini memiliki kelebihan dibandingkan G-land yaitu tidak memiliki banyak batu karang seperti di Plengkung sehingga Pantai Pulau Merah lebih aman bagi peselancar termasuk pemula. Pantai ini memiliki ciri khas lain yaitu adanya sebuah bukit setinggi 200 meter di hadapan pantai yang mirip seperti pantai di Brasil.

Pantai Pulau Merah mirip Pantai Kuta di Bali namun ombaknya lebih bergulung (hingga setinggi dua meter dan panjang 300 meter) di mana itu memungkinkan peselancar melakukan manuver dengan teknik tubes. Ombak di Pantai Pulau merah dipastikan bisa menjadi tujuan peselancar pemula, amatir maupun profesional karena memiliki ketingian rata-rata dua meter. Hal ini berbeda dengan Pantai Plengkung atau G-Land yang hanya lebih banyak dinikmati peselancar profesional.

Nama Pulau Merah sebelumnya adalah Pantai Ringin Pitu. Pergantian namanya menjadi Pulau Merah didasari dua versi. Ada yang mengatakan karena warna tanah dan pasirnya yang kemerahan dari pulau setinggi 200 meter itu. Sebagian lagi menyebutkan, konon dari Pulau Merah yang ada di hadapan pantainya (sekitar 100 meter) itu dahulunya pernah terpancar cahaya merah sehingga warga sekitar menamainya Pulau Merah.

Daya tarik lain dari pantai ini adalah lokasinya yang berdekatan dengan desa nelayan Pancer. Anda dapat pula memanfaatkan rumah warga untuk menginap, merasakan keramahan dan kesahajaan nelayan akan menjadi pengalaman berbeda dari biasanya.

Dalam setahun, Mei hingga Desember adalah waktu terbaik untuk menikmati keindahan Pantai Pulau Merah. Saat itu pun cuaca terbilang ideal untuk berselancar. Meski Anda tidak bisa berselancar maka menyaksikan para peselancar beraksi sudah cukup menghibur. Antara Januari hingga April kondisi ombak belum ideal untuk kegiatan berselancar namun keindahan pantai ini sudah lebih dari cukup untuk memuaskan rasa haus akan pantai indah.

Anda dapat menyewa papan selancar bila sudah meneguhkan diri ingin mencoba atraksi menunggang ombak. Akan tetapi bila belum cukup berani dapat menikmati senja yang menawan dengan langit merah turun melalui sederetan bukit di sebelah barat pantai.

Saat Anda berkeliling sekitar Pantai Pulau Merah maka dapat mengarahkan tujuan ke Pura Tawang Alun. Pura umat Hindu ini telah lama berdiri sejak 1980 dan sering dikunjungi umat Hindu dari Bromo dan Bali. Saat tsunami terjadi tahun 1994, pura ini terkena dampaknya sehingga tembok luar pura hancur namun bagian dalam pura (pelinggih padmasana) tidak mengalami kerusakan berarti. Saat itu ombak raksasa setinggi 13 meter menyapu rumah-rumah warga beserta bangunan lainnya di kawasan termasuk pura ini.

Apabila Anda sering kali melihat warga sekitar berjalan atau berkendara dengan mengenakan pakaian khusus berwarna hijau terang maka mereka itu adalah pekerja tambang emas. Sebuah perusahaan tambang mengelola sumber daya di sekitar pantai ini. Warga sekitar lebih banyak tidak menerima beroperasinya pertambangan di wilayah ini karena dianggap limbahnya mengotori laut.

Pantai Pulau Merah yang termasuk bagian dari rangkaian pantai di selatan Jawa Timur bisa ditempuh dalam waktu tiga jam menggunakan kendaraan roda empat atau sepeda motor dari Kota Banyuwangi atau sekira 60 km. Lokasinya berada dekat dengan pemukiman penduduk di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Akses jalan ke tempat ini terbilang mulus sehingga menjadikannya tujuan wisata warga Banyuwangi. Manfaatkan jasa kendaraan sewaan dari Bandara Belimbingsari untuk memudahkan perjalanan Anda karena memang tidak banyak kendaraan umum ke arah pantai ini

Pantai Pulau Merah berada di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran. Berjarak sekitar 80 km dari pusat kota Banyuwangi. Harga tiket masuk ke Pantai Pulau Merah adalah Rp 3 ribu per orang, saat weekend menjadi Rp 5 ribu. Untuk ke tempat wisata di Banyuwangi yang satu ini, Anda dapat menggunakan transportasi publik.

Dari kota Banyuwangi di Terminal Brawijaya naik Bus Minto/Ujang Jaya arah ke Kecamatan Pesanggaran, lalu turun di Pasar Pesanggaran, dan dilanjutkan dengan menyewa ojek ke Pantai Pulau Merah. Jika Anda dari arah Jember, turunlah di terminal Jajag, kemudian naik bus ke Pesanggaran, dan turun Pasar Pesanggaran lalu dilanjutkan dengan menyewa ojek ke pulau merah.

Teluk Hijau "Green Bay" :


Di Teluk Hijau ini, Anda akan merasakan udara segar pantai yang bercampur dengan udara hutan hutan tropis Taman Nasional Meru Betiri. Dari kota Banyuwangi, jarak perjalanan sekitar 3-4 jam. Teluk ijo berlokasi di Kecamatan Pesanggaran tepatnya di desa Sarongan. Berjarak sekitar 90 km arah selatan dari kota Banyuwangi. Untuk menuju pantai ini dari Banyuwangi kita tinggal mengikuti petunjuk arah menuju Pesanggaran-Sarongan-Sukamade yang masih satu jalur dengan rute menuju pantai sukamade Taman Nasional Merubetiri.


Perjalanan ke Teluk Hijau ini cukup melelahkan, namun Anda akan menyaksikan panorama laut yang memikat. Tahukah Anda, teluk ini adalah tempat wisata di Banyuwangi yang masih sangat terjaga kemurniannya, belum banyak wisatawan yang datang ke tempat ini. Inilah daya tarik memikat yang dapat Anda temukan.

Teluk Hijau memiliki keunikan pasir putih yang halus dan mudah melekat di kulit. Teluk yang memiliki panorama air laut berwarna hijau dengan hamparan pasir putih dan air terjun setinggi 8 meter. Diujung barat dan timur juga terdapat batuan karang. Memiliki air laut yang jernih dan berwarna kehijauan dan suasana yang asri membuat siapapun yang melihatnya merasa kagum. Disini kita bisa berenang atau sekedar bermain air dipantainya. Di sisi timur ada sebuah air terjun air tawar dengan debit yang sedang dan biasa dipakai uuntuk membilas badan selepas berenang dipantai. Untuk yang suka camping dilokasi ini juga cukup bagus untuk mendirikan tenda.




Ayoo nikmati keindahan alam laut Banyuwangi yang eksotis dan penuh dengan keindahan.



Thursday, February 26, 2015

Dear My Diary,

Entah untuk kesekian kalinya....
Aku selalu dan selalu merasa kesepian...
Padahal kalau orang lain melihat kehidupanku...terlihat begitu bahagia.
Anak anak yang sangat sehat, cerdas, santun, dan baik sekali.

Edelweis


Para pendaki gunung umumnya akrab dengan Edelweis. 'Bunga Abadi' ini tumbuh di dataran tinggi, khususnya di puncak-puncak gunung. Inilah 4 tempat di Indonesia yang bisa Anda datangi untuk melihat si putih nan cantik ini.

"Edelweiss.. Edelweiss.. Every morning you greet me. Small and white, clean and bright. You look happy to meet me.."

Itulah salah satu lirik lagu berjudul Edelweiss yang dinyanyikan dalam film musikal ternama, Sound of Music. Sesuai lirik lagunya, bunga ini berwarna putih dan bentuknya kecil. Edelweis hidup di dataran tinggi, ribuan meter di atas permukaan laut. Oleh karena itu, bunga ini banyak dibawa pulang oleh pendaki sebagai bukti dirinya telah menaklukkan sebuah gunung.

Tentunya, hal itu dilarang! Seiring berjalannya waktu, bunga ini terancam punah.

Padahal Edelweis dikenal sebagai 'bunga abadi'. Warnanya yang putih melambangkan cinta, ketulusan. Letaknya di puncak-puncak gunung tinggi melambangkan pengorbanan. Bunga yang bisa bertahan lama melambangkan keabadian.

Di Indonesia, Edelweis terbanyak adalah spesies Anaphalis javanica yang tersebar di Pulau Jawa. Walaupun termasuk spesies langka, tentu saja Anda bisa mendatangi langsung habitat alami bunga ini. Walaupun itu berarti Anda harus mendaki gunung.

detikTravel pada Jumat (16/3/2012) menghimpun 4 tempat terbaik untuk bertemu Edelweis di Indonesia:

1. Alun-alun Surya Kencana (Gunung Gede, Jawa Barat)

Salah satu padang Edelweis terbesar di Indonesia adalah Alun-alun Surya Kencana. Ribuan tanaman Edelweis memenuhi dataran seluas 50 hektar, dengan ketinggian 2.750 mdpl. Untuk mencapai tempat ini, Anda bisa mendaki Gunung Gede lewat jalur Cibodas atau jalur Putri. Taman Nasional Gunung Gede Pangrango terletak di tiga kabupaten, yakni Bogor, Cianjur, dan Sukabumi.

Dari jalur Cibodas jaraknya sekitar 11 kilometer, atau 8 jam pendakian. Jika mendaki lewat jalur Putri Anda bisa sampai di Alun-alun Surya Kencana lebih cepat, namun jalurnya lebih terjal.

2. Alun-alun Mandalawangi (Gunung Pangrango, Jawa Barat)

Masih di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Anda bisa menemukan satu lagi padang Edelweis dengan panorama yang indah. Alun-alun Mandalawangi terletak di Gunung Pangrango, sekitar 2-2,5 jam dari Kandang Badak yang merupakan titik temu Puncak Gede dan Gunung Pangrango.

Karena terletak lebih tinggi dari puncak Gunung Gede, Edelweis di Alun-alun Mandalawangi lebih rimbun dan ukuran bunganya lebih besar. Walaupun luasnya tak sebanding dengan Alun-alun Surya Kencana.

Satu nilai lebih yang ditawarkan Alun-alun Mandalawangi adalah panoramanya yang indah. Jika cuaca sedang cerah, Anda bisa melihat kawah Gunung Gede yang berada di bawahnya. Tak hanya itu, Anda juga bisa menikmati rimbunnya Edelweis sambil memandang megahnya Gunung Salak.

3. Plawangan Sembalun (Gunung Rinjani, Lombok)

Dengan ketinggian 3.726 mdpl, Rijani dikenal sebagai salah satu gunung terindah di Indonesia. Jika mendaki gunung ini, Anda akan berkutat dengan padang rumput nan luas berhari-hari lamanya. Jika punya kesempatan untuk mendaki Rinjani, gunakanlah jalur Sembalun yang terkenal indah.

Setelah 12 jam pendakian melewati Pos 1, Pos 2, dan Pos 3, maka Anda akan tiba di Plawangan Sembalun. Ini adalah camping ground dengan pemandangan super cantik yaitu Danau Segara Anak. Apalagi, bunga-bunga Edelweis tumbuh subur di sekelilingnya. Di pinggiran sungai, di bukit-bukit, juga di antara tebing bebatuan.

4. Tegal Alun (Gunung Papandayan, Jawa Barat)

Papandayan yang terletak di Kabupaten Garut boleh saja kalah tinggi dengan gunung-gunung lainnya. Tapi, gunung dengan ketinggian 2.665 mdpl ini punya magnet bagi para pendaki. Salah satunya adalah kawah-kawah belerang dengan pemandangan yang eksotis. Namun, yang menjadi favorit para pendaki adalah Tegal Alun, kawasan puncak Gunung Papandayan.

Hal apa yang lebih menyejukkan dibanding melihat hamparan luas padang Edelweis di puncak gunung nan indah? Sebagai pendaki, hati Anda pasti tersejukkan dan letih pasti hilang.

Â

Selain keempat gunung ini, Indonesia masih punya beberapa tempat lain yang menjadi habitat bunga Edelweis. Namun, mendaki gunung dan mengunjungi habitat aslinya akan membawa kesan tersendiri. Bayangkan saja padang Edelweis terhampar indah di depan mata. Tapi ingat, jangan dipetik ya!

My Diary

Beberapa minggu terakhir, keinginan untuk menuliskan semua cerita hidupku serasa begitu kuat.
Kenapa aku berkeinginan sekali menorehkan jari-jari kecilku untuk menuliskan semua perjalanan hari-hariku? entahlah..aku sendiripun tak berbatas untuk mengetahuinya.

Tidak ada satupun anak manusia didunia ini yang menginginkan untuk dilahirkan dari keluarga tertentu.
Dan tidak satupun manusia didunia ini yang dapat memilih jalan hidupnya untuk berjalan dengan mulus sesuai dengan harapan dan mimpinya.
Semuanya, semua manusia didunia ini, hanya dapat melaluinya dengan  berusaha keras dan dapat mengabaikan setiap titik kehidupan yang akan dilaluinya.

Begitupun dengan aku.
Kenapa harus aku?
Begitulah selalu pertanyaan itu selalu dan selalu muncul dikepalaku.
Kenapa sejak kecil, aku selalu dan selalu melalui semuanya dengan titik airmata. Sekalipun aku selalu berusaha keras, agar airmata itu tak pernah terlihat oleh siapapun.

Ketika aku masih sangat kecil, aku berpikir "jika kelak aku .

Penghujung tahun 2014

Akhirnya...akupun menulis kembali....
Setelah sekian bulan lamanya aku tak mengisi Awan Ilalang-koe.

Tulisan diakhir December 2014, sebagai hitungan hari & jam dipenghujung tahun 2014, merupakan rangkaian cerita kehidupan yang akan menjadi summary cerita ceritaku.

January 2014: Adalah awal tahun dimana aku merangkaikan semua keinginan baik didalam setiap detik kehidupanku. Aku berdoa dan berpasrah hanya kepada Tuhanku, agar kehidupanku, keluargaku menjadi semakin damai dan bahagia.

February 2014: Dimana aku mulai disibukkan dengan kegiatan keagamaaku menjadi panitia Tahbisan Uskup. Mulai dari rapat kecil hingga terlaksananya Tahbisan tersebut. Dan jujur ini adalah pengalaman pertamaku yang paling besar.

March 2014: Aku kembai terlibat menjadi Panitia Paskah di gerejaku. Rapat & rapat, hingga pelaksanaanya hari H-nya. mengingat prosesi Paskah adalah hari yang panjang...Puji Tuhan semuanya berjalan dengan lancar...

April 2014 : Menjelang Paskah & implementationnya. Plus sekali lagi aku terlibah didalam 2 kepanitiaan. Dimana yang satunya lagi aku membuat Graduation for my Son. Kesibukkan membuat Year Book, Acara.

May 2014: Aku disibukkan dengan Kompilasi foto-foto & juga rapat plus editing...rata rata aku bisa tidur diatas jam 01.00 dan terbangun kembali jam 04.00 untuk kembali bekerja.

June 2014 : Waktu Graduation semakin dekat. Aku semakin habis waktunya untuk editing foto, Memotret anak anak setiap moment, membuat video. Dan tentunya aku semakin panikkkkk. Ditambah aku juga masih harus mengurus kegiatan perpisahan anak-anak  :) :) :) ajaibbb...serasa ngak punya Me Time :)

July 2014 : Bersyukur graduation berjalan lancar. Acara sukses keras..dan yang paling membahagiakan dan membanggakan my son terbaik :) Thanks God :)
Sebagai bayarannya mengantikan superrr kesibukanku...aku pun berliburrr....hmmmm akhirnya...

August 2014 : Tuhan semakin sayang kepadaku. Puji Syukur yang tak terhingga hanya kepadaMu.

September 2014: 

CREED - MY SACRIFICE

Hello my friend
We meet again
It's been a while
Where should we begin?
Feels like forever
Within my heart
Are memories
Of perfect love that
You gave to me
Oh, I remember
When you are with me
I'm free, I'm careless
I believe
Above all the others
We'll fly
This brings tears
To my eyes
My sacrifice

We've seen our share
Of ups and downs
Oh, how quickly life
Can turn around
In an instant
It feels so good to reunite
Within yourself and
Within your mind
Let's find peace there

'Cause when you are
With me
I'm free, I'm careless
I believe
Above all the others
We'll fly
This brings tears
To my eyes
My sacrifice

I just want to
Say hello again
I just want to
Say hello again

When you are with me
I'm free, I'm careless
I believe
Above all the others
We'll fly
This brings tears
To my eyes

'Cause when you are
With me
I'm free, I'm careless
I believe
Above all the others
We'll fly
This brings tears
To my eyes
My sacrifice
My sacrifice

(I just want to
Say hello again)
I just want to
Say hello again

My sacrifice

METALLICA - UNFORGIVEN

Yeahhh....Salam Metal :)

New blood joins this earth
And quickly he's subdued
Through constant pained disgrace
The young boy learns their rules

With time the child draws in
This whipping boy done wrong
Deprived of all his thoughts
The young man strugggles on and on he's known
A vow unto his own
That never from this day
His will they'll take away
Chorus

What I've felt
What I've known
Never shined through in what I've shown
Never be
Never see
Won't see what might have been
What I've felt
What I've known
Never shined through in what I've shown
Never free
Never me
So I dubb thee UNFORGIVEN

They dedicate their lives
To running all of his
He tries to please then all
This bitter man he is
Throughout his life the same
He's battled constantly
This fight he cannot win
A tired man they see no longer cares
The old man then prepares
To die regretfully
That old man here is me
Chorus


You labeled me
I'll label you
So I dubb thee UNFORGIVEN

CREED - ONE LAST BREATH

NOW....I'M SINGING THIS SONG :

Please come now, I think I’m falling
I’m holding on to all I think is safe
It seems I found the road to nowhere
And I’m trying to escape
I yelled back when I heard thunder
But I’m down to one last breath
And with it let me say
Let me say

Hold me now
I’m six feet from the edge and I’m thinking
Maybe six feet
Ain’t so far down

I’m looking down now that it’s over
Reflecting on all of my mistakes
I thought I found the road to somewhere
Somewhere in His grace
I cried out, heaven save me
But I’m down to one last breath
And with it let me say
Let me say

Hold me now
I’m six feet from the edge and I’m thinking
Maybe six feet
Ain’t so far down

Hold me now
I’m six feet from the edge and I’m thinking
Maybe six feet
Ain’t so far down
I'm so far down

Sad eyes follow me
But I still believe there’s something left for me
So please come stay with me
‘Cause I still believe there’s something left for you and me
For you and me
For you and me

Hold me now
I’m six feet from the edge and I’m thinking

Hold me now
I'm six feet from the edge and i'm thinking
Maybe six feet
Ain't so far down

Hold me now
I'm six feet from the edge and i'm thinking
Maybe six feet
Ain't so far down

Please come now, I think I’m falling
I’m holding on to all I think is safe

Thursday, September 11, 2014

"Tahan Airmatamu....."

Kupandangi sangat dalam....
Didalam cermin...hanya tampak terlihat sepasang mata...
Bola mata hitam...yang mulai digelanyuti oleh genangan air mata...

"Jangan menanggis Lucy!"
Gumanku untuk diriku sendiri...

Kepenatan hidup...derita hidup.. dan Luka bathinku...ditambah dengan kesedihan yang kerap aku pendam "hanya seorang diri".

Tanyaku "Sampai kapan aku bertahan?. Aku hanya ingin bahagia. Aku ingin memiliki kebebasan waktu. Dannnn aku ingin terbang tinggi....

Terlalu besar dan rumit kah keinginanku itu?
Hmmmm...kurasa tidak...bahkan sangat sangatlah sederhana saja.

Aku sudah lelah
Aku sudah capek
dan aku sudah tak bergairah menjalani hidupku.
Harapan dan mimpiku sudah memudar
Aku hidup seperti tak memiliki tujuan akhir...
Yang kutahu saat ini hanya menjalani seperti angin meniupku...
Seperti aliran sungai yang membawaku dengan pasti ketujuan akhir...

yaitu Kematianku....

Thursday, December 19, 2013

Articles "Masa Tua"

Akan aku ingat…setiap article yang kubaca mengenai “masa tua”
Hingga detik ini, entah mengapa aku merasakan begitu sangat tertarik tentang berita-berita orang yang sudah sangat sepuh.
Aku merasakan seperti hidup dimasa depan
Dengan segala perjuangan hidup dengan tetap bersemangat.
Menyambung semua kekuatan jiwa untuk tidak bergantung dengan siapapun.

Kumpulan article-article itu begitu tersimpan rapat didalam ingatanku.
Sejak aku masih kecil hingga saat ini aku berusia 39 tahun.

Dan pagi ini, article Kompas mengenai Nenek Atmani (pamengkasan), menjadi pengingat aku.

Thank for the Lord… You always in my heart.

Monday, October 14, 2013

Yoga - Perut Ramping

Perut Ramping dengan 4 Gerakan Yoga

Otot perut yang kencang dan bebas gelambir, semua pria dan wanita pasti menginginkannya. Selain menyehatkan, memiliki otot perut yang indah dan kencang juga bisa meningkatkan penampilan dan kepercayaan diri seseorang.

Mengatur pola makan yang baik dan latihan secara teratur adalah kunci penting untuk mendapatkan perut indah dan kencang. Salah satu latihan untuk mendapatkan perut indah dan kencang adalah latihan yoga. Yoga merupakan latihan konvensional yang telah ada sejak ratusan tahun yang lalu.

Beberapa gerakan yoga cukup efektif untuk melatih dan mengencangkan otot perut, sehingga cocok menjadi latihan pilihan bagi Anda yang menginginkan perut indah dan kencang.

Berikut 4 gerakan yoga untuk membantu mengencangkan sekaligus meningkatkan kekuatan otot perut Anda.
PAVAN MUKTASAN
Pavan-Muktasan

Tahapan Pelaksanaan:
  1. Mulai dengan berbaring
  2. Lipat kedua kaki dari lutut
  3. Pegang dan rapatkan jari kedua tangan
  4. Bawa kedua kaki hingga menyentuh perut
  5. Angkat kepala hingga hidung mendekat lutut
  6. Tahan nafas kemudian kembali ke posisi semula dan buang napas
  7. Lakukan latihan ini selama 30 detik

Bhujangasan
Bhujangasan

Tahapan Pelaksanaan:
  1. Ambil posisi push up
  2. Angkat tubuh bagian atas dengan kekuatan otot punggung dan tangan
  3. Rasakan regangan pada otot perut Anda
  4. Tahan posisi ini selama 30 detik

Dhanurasan
Dhanurasan

Tahapan Pelaksanaan:
  1. Ambil posisi push up
  2. Tekuk lutut ke atas dan tahan pergelangan kaki dengan kedua tangan
  3. Angkat tubuh Anda ke atas sampai tubuh membentuk lengkungan dengan perut di lantai
  4. Tahan posisi ini selama 30 detik

Bandha Sarvangasana
Bandha Sarvangasana

Tahapan Pelaksanaan:
  1. Berbaring dalam posisi telentang
  2. Tekuk lutut Anda ke dalam menahan tubuh bagian bawah
  3. Angkat tubuh Anda ke atas
  4. Kepala tetap berada di lantai
  5. Kedua tangan menyatu di bawah tubuh
  6. Tahan posisi ini selama 30 detik

Asana Yoga - Mengecilkan Perut

Cat Cow Pose

1. Pose Marjarasana : (Pose Kucing Sapi – Cat Cow Pose / Cat Pose)

Manfaat: 
Gerakan ini sangat cocok bagi siapa saja, bahkan bagi pemula, juga aman bagi wanita hamil. Asana ini adalah pose yoga yang sesuai dalam membentuk otot perut & meningkatkan kelenturan tulang belakang. Menurut pakar, postur ini bisa membantu melegakan atau meminimalkan emosi anda.

Langkah-langkah: 
  1. Mulai dengan posisi awal, yaitu meletakkan lutut tegak lurus dengan pinggul dan pergelangan tangan tegak lurus dengan bahu. Posisikan tulang belakang anda lurus dan leher di posisi yang benar searah dengan tulang belakang.
  2. Tarik napas, lengkungkan ibu jari kearah lantai, turunkan perut dan angkat leher anda dan memandang ke atas. Gerakan harus dimulai dari ujung tulang ekor, jadi leher adalah bagian terakhir yang bergerak.
  3. Hembuskan napas, istirahatkan bagian atas kaki anda di atas matras, lengkungkan tulang belakang dan turunkan kepala anda sehingga pandangan anda mengarah ke pusar anda.
  4. Ulangi pose/asana bersamaan dengan tarikan dan hembusan nafas anda. Lakukan sampai 5 kali tarik-hembus nafas. Setelah itu kembali ke posisi awal (point 1 di atas).
Bhujangasana / Cobra Pose
2. Pose Bhujangasana (alias Cobra Pose)

Manfaat: 
Pose Yoga ini bermanfaat dalam melenturkan dan juga menguatkan tulang belakang. Juga bisa menyembuhkan sakit punggung dan bisa mengurangi lemak di perut buncit anda.

Langkah-langkah: 
  1. Letakkan perut dan dahi di matras, lengan rapat di samping bahu. Rapatkan kaki. Angkat bagian atas tubuh anda dengan memanfaatkan kekuatan otot punggung sehingga kepala anda terangkat ke atas.
  2. Jangan sekali-kali memakai kekuatan tangan anda. Biarkan tangan ini hanya sebagai penyangga tubuh bagian atas anda. Tingkatkan kesulitas gerakan ini dengan meletakkan tangan di atas paha anda, jika anda sudah sanggup melakukannya.
Pose Navasana / Boat Pose
3. Pose Navasana (Boat Pose)

Manfaat:  Menguatkan otot perut dan punggung.

Langkah-langkah: 
  1. Dalam posisi duduk, angkat kaki dan bagian atas tubuh sehingga membentuk huruf  V.  Tahan posisi ini selama 30 detik dan lakukan 2 kali.
  2. Jika masih kesulitan dalam melakukan asana ini sebagai pemula, bisa mulai dengan cara melipat lutut. Dan bila punggung terasa tegang dan tidak nyaman, anda bisa pakai bangku atau kursi untuk menopang kaki dan bagian atas tubuh.
Pose Dhanurasana (Bow Pose)

4. Pose Dhanurasana (Bow Pose)

Manfaat: 
Mengurangi lemak perut. Dalam melakukan pose, sirkulasi darah ke akan berkurang, dan setelah pose dalam masa istirahat sirkulasi darah akan akan mengalir dalam jumlah yang lebih besar, dan hal ini bermanfaat untuk meningkatkan kelenturan tulang belakang dan juga meningkatkan vitalitas.

Langkah-langkah: 
Telungkup, bengkokkan lutut dan pegang pergelangan kaki. Tarik tangan dan tekan dengan kaki anda, posisikan lutut menempel, sampai posisi anda mirip seperti perahu dan hanya perut yang menumpu tubuh anda di lantai. Pandangan ke arah atas.


Pose Uddyiana Bandha
5. Pose Uddyiana Bandha

Manfaat :
  1. Asana ini akan membentuk dan mengurut isi bagian dalam perut anda.
  2. Juga bermanfaat mengurut jantung sehingga jantung menjadi kuat dan sanggup memompa darah lebih efektif. Sirkulasi darah juga menjadi lebih baik dan resiko serangan jantung akan jauh berkurang.
  3. Mengobati masalah hati, sembelit (konstipasi) serta gangguan pencernaan.
  4. Mengurangi lemak di perut dan memperkuat otot-otot perut.
  5. Memperbaiki fungsi-fungsi kelenjar adrenal dan kelamin.
Langkah-langkah (Ada 2 gerakan pada asana ini):
Gerakan 1 :
Berdiri & posisikan kaki anda berjarak 30 cm satu sama lain & lutut sedikit menekuk, sedikit bungkukkan & letakkan tangan di atas lutut. Tarik napas dalam-dalam sambil menekan perut ke arah luar & kemudian hembuskan napas sambil menekan perut ke dalam. Tahan napas sejenak, sambil menekan perut anda ke dalam lebih jauh, sehingga perut anda tampak kosong & tahan posisi ini selama sekitaran 10 detik.
Gerakan 2 :
Prinsip gerakannya mirip seperti Gerakan 1, tetapi menukar gerakan menahan perut setelah menghembuskan napas dengan menekan perut anda ke dalam dan ke luar secara cepat sebanyak 10 kali tanpa menarik napas. Setelah selesai kembali berdiri tegak dan bernapas secara normal.

Pose Crescent (Bulan Sabit)
6. Pose Crescent (Bulan Sabit)

Manfaat: 
Memperkuat otot perut, pinggul dan paha.

Langkah-langkah:
  1. Berdiri dengan kaki berdekatan, lengan di sisi tubuh. Tarik napas dan angkat tangan ke atas kepala dengan ujung jari terbuka mengarah ke langit-langit.
  2. Hembuskan napas dan bungkukkan badan anda dari pinggul, dan arahkan tangan ke lantai. Lutut menekuk sedikit.
  3. Tarik napas di posisi ini, lalu kemudian hembuskan napas sambil mengarahkan kaki kanan ke belakang. Posisikan kaki kanan lurus memanjang dan bertumpu pada ujung jari kaki. Kaki kiri akan membentuk sudut 90 derajat, di mana lutut sejajar dengan mata kaki.
  4. Tarik napas dan angkat tangan ke atas kepala, pandangan lurus ke depan. Tahan sejenak di posisi ini.
  5. Kembali ke posisi berdiri dan ulangi gerakan di atas tetapi merubah kaki kiri yang memanjang ke belakang. 
Crescent - Tahap Mahir
Crescent - Tahap Mahir

Tahap Mahir: Jika anda merasa gerakan ini kurang atau anda sudah merasa sanggup untuk meningkatkannya, tambahkan setelah gerakan akhir dengan menarik napas sambil mengarahkan badan ke belakang, sehingga pandangan anda menuju ke ujung jari tangan, serta dada, kepala dan lengan anda mendongak.

Tahap Pemula: Sebaliknya jika merasa terlalu sulit, anda bisa kurangi intensitas latihan dengan cara menyentuhkan lutut ke lantai saat menarik kaki kanan ke arah belakang dan menyandarkan kedua tangan di paha kiri.

Pose Willow
7. Pose Willow

Manfaat : 
Asana ini berguna untuk memperkuat kedua sisi perut.

Langkah-langkah:
  1. Berdiri dengan kaki bersentuhan dan tangan di kedua sisi badan. Letakkan tapak kaki kiri ke sisi dalam paha kanan, sehingga lutut membengkok.
  2. Kedua tangan dekatkan sehingga bersentuhan dan tahan di posisi ini sampai 2 kali tarik-hembus napas.
  3. Pada penarikan napas ketiga, rentangkan tangan ke atas, dan posisi tangan terbuka.
  4. Hembuskan napas, dan kemudian tarik napas sambil membengkokkan badan ke sisi kiri.
  5. Tarik napas dan luruskan kembali badan.
  6. Ulangi langkah-langkah di atas sebanyak 3-5 kali repetisi. Ubah posisi kaki dan arah pembengkokan badan di setiap repetisi.
Tahap Pemula: Untuk memudahkan gerakan di tahap awal, gerakan bisa sedikit dirubah. Letakkan kaki di betis (bukan di paha) atau bisa juga sentuh ujung kaki di lantai untuk membantu penyeimbangan badan.

Tahap Mahir: Tutup mata saat melakukan gerakan ini, terutama di saat penyeimbangan badan dan pembengkokan badan.

Posisi Melayang
8. Posisi Melayang

Manfaat : 
Berguna untuk menguatkan bahu, lengan, perut dan punggung.

Langkah-langkah :
  1. Mulai dengan posisi push-up dengan kaki bertumpu pada ujung jari kaki, tangan berada di bawah bahu, dan badan lurus dari ujung kepala sampai ujung kaki.
  2. Hembuskan napas sambil menurunkan dada ke arah lantai, sampai tangan berdekatan dengan tubuh dan terasa perut menegang. Tahan posisi ini beberapa cm dari lantai, jangan sampai menyentuh lantai. Tahap Mahir: Saat di posisi ‘melayang’ ini (saat anda merendahkan tubuh beberapa cm dari lantai), angkat kaki kiri sampai setinggi 3-5 cm, tahan posisi tersebut dan turunkan. Lakukan 3-5 kali dan ganti kaki.

Posisi Kuda
9. Posisi Kursi

Manfaat: Menguatkan otot bokong dan paha.

Langkah-langkah:
  1. Berdiri dengan kaki berdekatan, tangan di sisi tubuh dan ujung kaki mengarah ke depan. Tarik napas dan angkat lengan ke depan, posisi tapak tangan berhadapan.
  2. Hembuskan napas dan posisikan badan seperti orang duduk sampai membentuk sudut 45 derajat. Posisikan lutut sebisa mungkin berada di belakang ujung jari (jika ditarik garis vertical) dan kuatkan otot perut untuk menahan posisi ini serta arahkan pandangan lurus ke depan.
Tahap Pemula: Lakukan gerakan dengan kaki agak berjauhan (selebar pinggang) dan tangan bersandar pada paha, serta membentuk sudut posisi kursi 30 derajat.
Tahap Mahir: Dalam posisi duduk, angkat tumit sehingga keseimbangan tubuh bertumpu pada ujung jari (berarti lutut akan berada di depan ujung jari jika dilihat secara vertical). Pandangan arahkan ke ujung jari tangan.
Posisi Adho Mukha Svanasana (Downward Facing Dog)
10. Posisi Adho Mukha Svanasana (Downward Facing Dog):

Manfaat: 
Meningkatkan kekuatan dan kelenturan otot bahu, serta otot paha dan betis.

Langkah-langkah:
  1. Posisikan tangan memanjang ke depan lurus dengan bahu, sementara kaki direntangkan selebar pinggang (jangan terlalu lebar).
  2. Angkat paha, sehingga ujung bokong terangkat ke atas dan pastikan tangan, kaki dan punggung lurus. Posisikan kepala sejajar dengan garis punggung dan tulang belakang.
Malah pakar yoga menyarankan asana ini sebagai alternatif pereda rasa sakit atau nyeri di sekitar bahu, asal sakit bahu tersebut tidak berat tentunya, karena kalau dipaksakan malah bisa menambah berat sakitnya.
--------
Ke-10 pose yoga asana ini berdasarkan pengalaman para ahli, bahwasanya memang benar dapat melangsingkan perut dan menurunkan berat badan. Lakukan secara teratur 3 kali seminggu untuk memperoleh hasil yang anda idam-idamkan (kalau bisa setiap hari selama 15 menit saja).

Selalu ingat, jangan paksa tubuh dalam melaksanakan yoga, lakukan gerakan ringan dahulu jika merasa kesulitan dan secara perlahan lakukan dengan benar dan kemudian tambah tingkat kesulitannya.

Wednesday, October 9, 2013

DIENG


Dieng???
Begitulah yang ada di otakku ketika nama Dieng disebut sebagai tujuan Liburan Lebaran 2013.
Bayangan yang ada dikepalaku adalah "Dataran Tinggi yang Indah, Udaranya yang Dingin dan tentunya Penduduknya yang sangat Ramah. Serta Pertanian  hasil Kentangnya yang sangat terkenal plus peninggalan Candi serta beberapa wisata Indah lainnya".
OK...setuju!!! langsung ketuk palu.....(begitu keputusanku ketika mengiyakan Dieng sebagai salah satu Tour aku bersama keluarga kecilku).

Jalan menuju Dieng
Dari jalur Temanggung  menuju Wonosobo. Memotong jalur tidak lewat kota. Sampai Ngadirejo. Menyusuri jalan basah dan sepi. Ada satu dua bus besar lewat. Jalur menuju Parakan -Kertek- Wonosobo.  Tapi belum sampai Parakan, setelah Candi Pring Apus, ada petunjuk lagi. Tulisan kecil di kiri jalan “menuju DIENG”.   Belok saja ke kiri .  Lewat Jumprit……
Jalan kecil mulai menanjak.. Agak ragu-ragu, apa benar jalannya.. Sekali waktu tanya penduduk.. Betul.. terus saja menuju Dieng!

Jalan Pintas menuju dieng
Kendaraan terus melaju. meliuk-liuk di pinggang Gunung Sindoro. Melewati kebun kol. Hutan Pinus. Jalan agak rusak. Sana sini banyak lubang. So, harus ekstra hati-hati. Tapi kayaknya jalan siap diperbaiki. Di bahu jalan bertumpuk batu kali. Persediaan pembuatan pondasi jalan untuk pelebaran. 

Perkebunan Teh Tambi
Makin mendekati puncak.. jalan makin rumpil .. makin rusak he he he. Akhirnya, tiba di Kawasan Perkebunan Teh TAMBI. Kanan kiri, sepanjang mata memandang tampak hijau… segar!. Cocok untuk Wisata Agro. Setelah melewati kebun teh, jalan mulai menurun, melewati pemukiman padat. Suasana khas pedesaan. Berbondong-bondong pekerja menuju ladang dan perkebunan. Dandanannya khas. Topi lebar. Sepatu boot. Baju lengan panjang. Berkalung Sarung. Mirip petani di Tosari Gunung Bromo.

Tak sampai sejam, akhirnya tiba di pertigaan jalan dari arah Wonosobo. Jalan mulus. Langsung tancap gas menuju negeri para dewa. Pemandangan tetap sama. Menawan. Tapi sekali waktu harus tutup  hidung. Bau kotoran ayam untuk pupuk tanaman.  sampai di pertigaan Dieng Kulon.

Jenis Teh TAMBI

Suasana Jalan di Perkebunan TAMBI

View yang sangat Indah

Perkebunan Teh TAMBI

Selamat Datang di Dieng Kulon
Kalau mau ke Dieng dari arah Jawa Timur, setelah Sragen atau Karanganyar (Kalau lewat Sarangan Magetan)
  • Alternatif 1: Solo–Boyolali-Silo (naik gunung)–Mungkid–Magelang–Secang–Temanggung– Parakan-Kertek Wonosobo–Dieng, bisa potong kompas setelah Temanggung-Ngadirejo–Jumprit–Tambi–Dieng (Tidak lewat Wonosobo).
  • Alternatif 2: Solo–Boyolali–Silo–Mungkid–Borobudur–Salaman–Sapuran–Kertek–Wonosobo–Dieng.
  • Alternatif 3: Solo– Jogjakarta– Sleman– Borobudur–Salaman–Sapuran–Kertek-Wonosobo–Dieng.
Gerbang Dieng Plateu

Jalan Utama menuju Dieng Plateu




Sepanjang Perjalanan Dieng takkan berhenti berdecak kagum





Lebar Jalan yang kecil Memacu Adrenaline yg takut akan ketinggian. Ditambah jalanan yang menanjak serta menikung tajam
Pemandangan dari Jalan
Jalan yang sempat terputus. Lebaran 2013 hanya bisa dilalui selama 3 hari (sistem buka tutup). Menyeramkan karena lokasinya berada diatas puncak :)
Petani Kentang


WISATA DIENG

Setelah melewati perjalanan yang melelahkan sekaligus menyegarkan, tibalah kami semuanya di Kawasan Dieng....

Komplek Candi Arjuna:
Candi Arjuna
Pemandangan disekitar Candi Arjuna
Komplek Candi Arjuna dari Jauh
Candi Arjuna dan sekitarnya masih diselimuti Kabut
Pemandangan Candi Arjuna & sekitarnya
Candi Arjuna Dinihari menjelang pagi hari. Kabut tebal masih betah menyelimuti kawasan Dieng. Dibulan Juni-Juli-Agustus kadang salju seringkali turun dikawasan Dieng.
Jalan untuk mengelilingi Komplek Candi Arjuna
Kawah Sikidang:
Tampak Kawah Sikidang dari kejauhan

Pusat Kawah Sikidang

PENGINAPAN

Ketika memasuki area Dieng...awalnya kami agak bingung. Karena kawasan Dieng tidak jauh berbeda dengan daerah Puncak Bogor. Small Town.

Mengingat perjalanan kami yang sangat jauh, dan haripun semakin gelap....Agar kami dapat segera beres2 (mandi, dsbnya). Tujuan kamipun langsung menuju Homestay yang memang sudah kami booking via telpon.
Namanya BOUGENVILE HOMESTAY. Nama pemiliknya Ibu Sunarti :)
Pertama mengenal Ibu Narti..aku langsung suka dengan beliau. Terlihat sangat ramah, smart dan cekatan sekali. Usianya masih sangat muda sekitar 35 tahun. Dengan memakai jaket yang tebal bahkan menurut beliau saat itu Ibu Narti memakai 3 lapis celana panjang..saking dinginnya udara di Dieng.



CERITANYA, akan disambung besok yaa..... :)

Friday, July 12, 2013

Kista Ovarium Penyebab dan Gejalanya

Mengenal Kista Ovarium Penyebab dan Gejalanya



Kista ovarium adalah kantung berisi cairan, yang berkembang dalam ovarium (indung telur) yang mirip dengan lepuhan kulit, yang sering terjadi pada wanita selama masa reproduksi mereka.  Kista terbentuk pada indung telur, berukuran sebesar biji almond pada sisi rahim.

Berbeda dengan Mioma, kista berbentuk cairan dan biasanya tumbuh dalam ovarium, sedangkan mioma berbentuk massa solid (tumor) dan tumbuh pada dinding rahim wanita. 

Sebagian besar jenis kista ovarium tidak berbahaya dan hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan apapun.  Namun, dalam beberapa kasus dapat menimbulkan masalah, mulai dari nyeri haid, kista pecah, perdarahan, hingga penyakit serius, seperti kanker endometrium.

Apa Yang Menjadi Penyebab Kista Ovarium?
Fungsi normal ovarium adalah untuk menghasilkan telur setiap bulan, selama proses ovulasi.  Struktur kista yang disebut folikel terbentuk di dalam ovarium.  Folikel pecah ketika telur matang dilepaskan selama ovulasi.  Jika folikel gagal untuk pecah dan melepaskan telur, cairannya tetap tinggal dan dapat membentuk kista kecil (lebih kecil dari 4 cm).  Ini normal terjadi dan kondisi ini disebut sebagai kista fungsional yang biasanya akan hilang dengan sendirinya.

Kista ovarium abnormal, seperti polycystic ovarian disease, dapat terjadi sebagai akibat dari ketidak seimbangan hormon wanita (estrogen dan progesteron).

Beberapa resiko yang menjadi penyebab berkembangnya kista ovarium, adalah wanita yang biasanya memiliki :
Riwayat kista ovarium terdahulu
Siklus haid tidak teratur
Perut buncit 
Menstruasi di usia dini (11 tahun atau lebih muda)
Sulit hamil 
Penderita hipotiroid 
Penderita kanker payudara yang pernah menjalani kemoterapi (tamoxifen)

Jenis-jenis Kista Ovarium

1.  Kista fungsional
Kista ini normal, sering akan menyusut dan menghilang dalam waktu dua atau tiga siklus menstruasi.  Karena jenis kista ini terbentuk selama proses ovulasi,  jarang terjadi pada wanita menopause karena telur tidak lagi diproduksi.
2.  Kista dermoid
Ini adalah kista ovarium yang tidak hanya berisi cairan, tapi juga lemak serta dipenuhi dengan berbagai jenis jaringan, termasuk rambut dan kulit.  Jenis ini biasanya menyerang wanita berusia lebih muda dan dapat tumbuh besar (15 cm), dapat meradang dan menyebabkan posisi tuba fallopi terlilit.
3.  Kista endometrioma
Kista ini juga dikenal sebagai "kista coklat" disebut juga endometriosis, dan jenis ini terjadi ketika jaringan lapisan rahim (endometrial) menempel pada ovarium.  Biasanya berisi darah kecoklatan, dan ukurannya berkisar antara 2 cm hingga 20 cm.  Karakteristiknya : menyerang wanita usia reproduksi, menimbulkan sakit nyeri haid yang luar biasa, dan mengganggu kesuburan (fertilitas).
4.  Kistadenoma
Ini adalah kista ovarium yang berkembang dari sel-sel pada permukaan luar ovarium.  Kista jenis ini biasanya berisi cairan dan dapat berukuran sangat besar, bahkan diameternya bisa mencapai 30cm atau lebih
5.  Polycystic Ovarian Disease
Penyakit ini mengacu pada kista yang terbentuk dari penumpukan folikel, dimana kista-kista kecil terbentuk disekeliling luar ovarium.  Kondisi ini bisa terjadi pada wanita normal, maupun pada wanita yang mengalami gangguan hormon endokrin.  Kista ini menyebabkan lapisan luar ovarium menjadi tebal, yang dapat mencegah terjadinya ovulasi, dan sering menjadi penyebab masalah kesuburan.
6.  Polycystic Ovarian Syndrom (PCOS)
Kondisi dimana ditemukan banyak kista dalam ovarium.  Hal ini terjadi karena ovarium memproduksi hormon androgen secara berlebihan, dan bisa terjadi karena faktor genetic (keturunan).  Penyakit ini sangat lazim terjadi, yaitu menimpa sekitar 4-7% wanita usia reproduksi.

PCOS dapat memiliki gejala seperti : tumbuh bulu lebat, wajah berjerawat, ataupun gangguan siklus haid. Komplikasinya dapat berupa meningkatnya resiko penyakit jantung, kolesterol, Diabetes Mellitus tipe 2 maupun tekanan darah tinggi sebagai akibat resistansi insulin.  Selain itu juga dapat meningkatkan resiko kanker endometrium bila jarak antar periode haid > 60 hari.

Penyakit PCOS ini, juga menjadi penyebab infertilitas pada wanita, meningkatnya resiko keguguran & komplikasi kehamilan, serta perdarahan di luar siklus haid.

Bagaimana Gejala Kista ovarium?
Kista ovarium sering tidak menimbulkan gejala, namun ketika kista ovarium hadir dapat menyebabkan rasa nyeri atau rasa penuh atau tekanan di perut serta rasa nyeri selama hubungan seksual.
Rasa nyeri lebih disebabkan oleh sejumlah faktor, seperti ukuran kista, pendarahan atau cairan dari kista yang pecah menyebabkan iritasi pada jaringan perut.  Nyeri juga dapat disebabkan ketika kista terpelintir (disebut torsi), yang dapat menghalangi aliran darah ke kista.

Gejala lain yang mungkin dirasakan ketika proses pelepasan sel telur pada periode ovulasi tertunda, menyebabkan siklus haid tidak teratur, atau periode haid yang luar biasa menyakitkan, atau dengan gejala antara lain seperti di bawah ini :
Kram perut bawah atau nyeri panggul yang timbul tenggelam dan tiba-tiba menusuk
Siklus haid tidak teratur
Perut bawah sering terasa penuh atau tertekan
Nyeri haid yang luar biasa, bahkan terasa hingga ke pinggang belakang
Nyeri panggul setelah olahraga intensif atau senggama
Sakit atau tekanan yang menyertai saat berkemih atau BAB
Mual dan muntah
Rasa nyeri atau keluarnya flek darah dari vagina 

Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, beritahu dokter Anda sesegera mungkin.  Semoga artikel ini bisa menjadi informasi yang bermanfaat bagi Anda.