Tuesday, June 21, 2011

Hahaha...my solmet

Hahaha...my solmet..

Begitu selalu kita berdua. Tertawa bersama dan berusaha saling menghibur ketika satu sama lainnya sedang gundah gulana. INTI saling menguatkan dan berbagi kebahagiaan.

Aku begitu sangat bersyukur, memiliki sahabat wanita satu2nya yang kusebut "s-o-l-m-e-t" plesetan dari Soulmate.

Karena aku memang merasakan dia seperti belahan jiwaku. Tanpa aku harus bersusah payah menjelaskan sesuatunya dia pasti sudah tahu & bisa merasakan. Hmmmm...kita berdua seperti punya Indra Ke-enam. Kelebihan yang lumayan ngak perlu kata2. Bahkan saking nyambungnya, banyak sekali ceplas ceplos kita yang nyaris selalu berbarengan/spontan didepan teman-teman lainnya :)

Bukan cuman kebetulan, karakter kita (dalam pemikiran) selalu sama. Mungkin dikarenakan tanggal lahir kita yang sama "25" meskipun beda bulan dan Tahun.

Untuk urusan pekerjaan, nyaris kita berdua selalu ingin "well prepare". Thing To Be Done ngak pernah jauh dari otak kita berdua.

Ditambah ngak mau pusing, meskipun sering banget dibuat pusing....
Dtambah lagi ngak mau tahu, meskipun pada akhirnya jadi tahu karena suka dikasih tahu...(hehehe).

Well...inti semuanya. Terima kasih atas anugerah yang diberikan Tuhan atas kehadiran my solmet. she's very important in my life. Begitu sempurna my solmet dimata hati gw. Semoga 'persolmetan" ini tidak akan pernah berakhir. Apapun keadaannya.

I love you  more & more....


Thursday, June 9, 2011

Ketika Usia Tidak Lagi Menjadi Muda

Pagi ini....
Seperti biasa, dengan segala ketergesaanku menapaki kaki menuju kantor tercinta.
Sejak kemarin sore, ketika perjalanan pulang dari kantor. Kepalaku sudah kupatok "bahwa besok pagi berangkat kantor harus lebih pagi lagi". Kenapa? karena melihat kondisi jalanan yang masih saja dibuka tutup jalurnya, karena perbaikan & peninggian area jalan.

Well....ternyata, beneran...semalam aku tidak bisa tidur dengan pulas. Sebentar-sebentar aku terbangun dan langsung melihat jam dinding. hmmm masih jam 01.30...kirain udah pagi...(dan itu terjadi sampai ketiga kalinya : 02.15  ; 04.10)....wahhh beneran kepikiran banget ya, kalau takut terlambat....dan terakhir aku beneran bangun TEPAT alarm HPku berdering 05.00.

Buru-buru aku turun dari kasur..keluar dari kamar. Langsung berkegiatan pagi seperti biasanya.

Hingga akhirnya aku berangkat ke kantor dan seperti biasa...keluar gerbang rumah, langsung Ngacirrrrrrrrrr tanpa rem.

Naik angkot, turun angkot....
Nah...khusus angkot terakhir, untungnya super Ngebutt, saking ngebutttnya..mataku tidak berani aku buka. Takuttt banget, karena supirnya selalu ngambil jalur kanan, dan mepet dengan mobil depan.

Well, hingga pada akhirnya disatu daerah, naik sepasang suami isteri yang sudah sangat renta. Ketika naik angkot sangat terlihat sekali, kalau suaminya kalah ngesit dengan sang isteri. Tapi dengan sangat sabar, si Isteri menuntun sang Suami terlebih dahulu naik ke mobil.

Mataku sempat menangkap pandangan ke kaki sang lelaki tua itu. Ternyata, sepasang sandal sepatu yang dikenakannya "BEDA TINGGI" antara kaki kanan dan kirinya. Pikiranku saat itu adalah "mungkin pernah kecelakaan, makanya tingginya beda, supaya tidak Tipang".

Ketika sudah naik dan duduk disebelahku (sang suaminya) dan isterinya diseberangku. Dan sangat jelas aku memandang wajah sang isteri. Begitu sudah sangat terlihat tua dan berkeriput dan terlihat duduk dengan membungkuk (tak lagi setegap anak muda). Berbaju muslimah berwarna abu-abu. Dan tetap berusaha cantik dengan memulas wajahnya dengan bedak & lipstik yang tipis.

Sang isteri dengan seksama memandang setiap jalan yang di lalui. Sepertinya Ibu ini tidak mau terlewat. Pikiranku saat itu adalah "mungkin pasangan ini mau ambil uang pensiun kali ya?" begitulah pikiranku saat itu, sambil tak lepas sedikitpun melepas pandangan dari mereka berdua.

Entah mengapa, aku saat itu begitu terenyuh. Betapa semua dunia seperti berbalik. Pikiranku jauh melayang kedepan dan kebelakang. Ketika Usia Tidak Lagi menjadi muda. Dan tak lagi peduli siapa yang dulunya paling perkasa. Semuanya tidak ada yang bisa menerka. Tapi, aku sangat bahagia melihat pandangan sang suami yang penuh cinta kepada isterinya. Meskipun sudah tidak terlihat kecantikannya. 
Isterinya pun begitu telaten membantu sang suami yang sudah tertatih melanngkah dengan penuh perasaan sayang & hangat.

Satu hal yang aku sedikit tertakjub, benar sekali, ternyata suami isteri ini turun di BRI Cisalak. Dan terlihat begitu banyak para Pensiunan Tua yang sudah mengantri disana.
Welll.....terlihat begitu besar perjuangan yang mereka masih miliki hingga setua ini. Tidak bergantung dengan siapapun. Bahkan hingga setua itu pun mereka masih menafkahi & menjalani hidup mereka dengan kerja keras mereka sendiri.
Sungguh, pemandangan yang sangat ajaib pagi ini.

Sepertinya, semua yang sudah aku lakukan...masih kalah dengan sang suami isteri ini.
Semakin aku terpacu untuk bisa semakin LEGOWO untuk semua yang aku jalani.

Terima kasih buat Pak Tua & Ibu Tua (yang aku tak tahu namanya). Atas pertemuan yang tentunya sudah diatur Tuhan, supaya aku bisa melihat dengan hati yang jernih, betapa masih banyak yang tetap berusaha sangat baik menjalani hidup ini. Masih banyak yang terus berjuang tanpa lelah tapi tetap mereka Ikhlas menjalani semuanya.

Dan sekali lagi...."KETIKA USIA TAK LAGI MENJADI MUDA" memberikan gambaran nyata, bahwa semuanya tidak ada yang abadi didalam hidup ini.

Thanks GOD!!


Wednesday, May 25, 2011

Wedding

Sabtu kemarin, tepatnya 21 Mei 2011.
Sahabatku menikah. Senang rasanya menghadiri pesta pernikahan sahabatku yang satu.

Setelah sekian lamanya menunggu hari pernikahannya. Akhir kami semuanya bisa hadir memberikan doa & restu kepada mempelai "My Darling & Imoetz".

Lucu juga untuk sahabatku yang satu ini. Meskipun dia teman cowok. Tapi aku terbiasa memanggilnya "My Darling". Tapi bukan arti yang sebenarnya. Julukan itu karena dia adalah sahabat yang maniez, meskipun sering kita ledekin tetap saja dia hanya "memberikan senyum manieznya tanpa merasa tersinggung ataupun dijelekin". Walhasil, kita semakin sering ledekin dia dengan "mahluk yang tak terlihat alias hitam"...
Tapi tenang, sekalipun sedikit hitam (padahal ngak hitam2 amat sich), tetap Maniez, Baik Hati & Bersahaya serta humble adalah the best point yang dia miliki sebagai seorang sahabat untuk para sahabat disekitarnya.

Aku juga memiliki julukan buat isterinya dengan sebutan "Imoetz". Habis memang imut banget isterinya. 
Harapanku, semoga kalian berdua hidup berbahagia selalu, dan diberikan semua kemudahan dan langgeng abadi untuk selamanya. Amin.

Yang sangat berbahagia ...

Friday, May 6, 2011

Hari ini

Hari ini....
Sedikit saja ingin kucurahkan gemuruh yang ada dihatiku.
Meskipun aku tahu, nyaris disepanjang hidupku, aku sangat jarang sekali mengeluh.
Tapi entah mengapa, hari ini aku merasakan sangat berat beban hatiku.

Dadaku begitu sesak. Ingin berteriak tapi tidak bisa.
Ingin pergi dan berlari tetap takkan bisa kulakukan.

Melukai perasaan seseorang mungkin sangat mudah untuk kita lakukan.
Tapi jika kita terlukai, akan sangat sulit kita lupakan.
Benar kata pepatah "jagalah lidahmu" 

Hari ini, aku terlukai. Meskipun aku tahu, itu bukan kesalahan yang aku lakukan.
Meskipun aku tahu, itu hanyalah sebuah ungkapan akibat dari kekesalan kepada seseorang.
Seperti biasa, pasti aku akan kena juga.

Ingin menangis, tapi tidak bisa
Makanya, aku hanya bisa menuliskan semuanya di blog, agar hatiku bisa ringan.

Aku sudah memaafkannya. Agar hatiku tak memiliki dendam dan ringan langkahku bekerja kembali.
Aku mengerti arti dari "Kesabaran ada batasnya".

Friday, 06 Mei 2011

Thursday, May 5, 2011

Awan Ilalang

Hmmm...,
Entah mengapa sejak kecil aku sangat menyukai nama AWAN ILALANG.
Meskipun aku tidak tahu makna dari nama tersebut.
Hingga disaat usiaku sudah bertambah, bahkan sudah memiliki 2 anak kecil, tetap aku menyukai nama tersebut.

Awan Ilalang bagaikan aku jatuh cinta pada pandangan pertama. Tanpa Berwujud namun tetap lekat dihati.

Aneh, tapi begitulah aku memulai membuat Blog-ku sendiri.
Sangat Indah membaca & mendengarnya. Seperti keteduhan hati bersama Awan Ilalangku.

Kuharap, aku semakin banyak menuliskan semuanya. Dan tersimpan rapat bersama Awan Ilalangku.

Thursday, 05 May 2011. Ketika aku mulai bercerita tentang Awan Ilalangku.